06 November 2006

Gender equality

Seorang kenalan saya adalah seorang wanita yang ambisius. Dia ingin jadi wanita sukses dan terkenal dalam karir.

Sayangnya, society kita menganggap wanita yang sukses adalah wanita yang bisa menikah sebelum mencapai umur tertentu, yang bisa melayani dan mendukung suami, yang bisa raise kids dengan baik, etc.
Wanita yang sukses dalam karir tapi belum juga menikah dianggap gagal.

Dan dia juga selalu merasa, wanita tidak dipandang sama.
Misalnya, pasangan suami istri yang memiliki bisnis yang sukses, pasti suaminya yang dianggap hebat (walaupun istrinya yang kerja dan suaminya bengong)

Hal seperti ini tidak hanya terjadi di Indonesia. Pertanyaannya, ko "ga fair" begini sih??

Kalau ditilik dari sejarah peradaban manusia, sejak beribu-ribu tahun yang lalu, memang society menganggap status pria di atas wanita.

Sampai recently, di mana gender equality didengung-dengungkan. Tapi kenyataannya tetap saja. Misalnya saja, di Amerika (negara yang paling menjunjung kesamaan), wanita tetap lebih sulit menggapai posisi tinggi, baik dalam perusahaan maupun panggung politik.

Memang kalau dipikir-pikir, tidak adil.
Tapi apa sih yang adil di dunia ini?
Maksudnya, setiap orang pasti think something is not fair for them.
Misalnya, orang yang dilahirkan kurang menarik, pasti merasa tidak fair dibanding teman2nya yang menarik dan cepat punya pasangan.
Orang yang dilahirkan di keluarga miskin, pasti merasa tidak fair dibanding teman2nya yang dilahirkan di keluarga kaya.
Orang yang gendut, pasti merasa tidak fair dibanding teman2nya yang cantik dan langsing.

Menurut saya, pemikiran seperti di atas itu ga bakal ada jalan keluarnya, dan sangat tidak konstruktif. Percuma meratapi nasib, mendingan berusaha keras.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home